Sabtu, Juni 13, 2009

perbuatan untuk hari esok

Q.S.Al Hasyr (59) : 18-19
18* Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikankan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
19* Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

Minggu, Juni 07, 2009

yang dijelaskan

Q.S. Fushshilat (41) : 1-4
1.* Ha Miim
2.* Diturunkan dari Tuhan yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
3.* Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui,
4* yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling (darpadanya), maka mereka tidak (mau) mendengarkan.

******************

Senin, Juni 01, 2009

Islam, Iman dan Ihsan ?


...


Islam adalah syariat, iman adalah aqidah, ihsan adalah penghayatan.
Semuanya ini, sudahkah diperjuangkan dalam semua aspek kehidupan?
Hingga Islam kelihatan cantik, indah, bahagia, tenang, harmoni, selamat dan menyelamatkan.
Hingga orang yang bukan Islam merasa senang dan tenang berada dalam masyarakat Islam.
Semua ini memerlukan jawaban agar tidak mengelirukan.

cuplikan dari Islam, Iman dan Ihsan di http://kawansejati.ee.itb.ac.id

Minggu, Mei 31, 2009

bertasbih kepada Allah


Q.S. At-Tagaabun (64) : 1-4
1* Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah-lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian; dan Beliau Maka Kuasa atas segala sesuatu.
2* Beliau-lah yang menciptakan kamu maka di antara kamu ada yang kafir dan di antara kamu ada yang beriman. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
3* Beliau menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Beliau membentuk rupamu dan dibaguskan Beliau rupamu itu, dan hanya kepada Beliau-lah kembalimu.
4* Beliau mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
gambar dari anfalku.wordpress.com
********************

Sabtu, Mei 23, 2009

ujian


Q.S.Al-'Ankabut(29) : 1-7
1* Alif laam miim.
2* Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang merekatidak diuji lagi?
3* Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Beliau mengetahui orang-orang yang dusta.
4* Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami? Alangkah buruk apa yang mereka tetapkan itu.
5* Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesunggyhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang.Dan Beliaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
6* Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah beanr-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
7* Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

********************

Jumat, Mei 22, 2009

dzikir membuat hati tentram

By admins 123
Hidup ini memang tempat ujian, tanpa diundang atau dicari-cari pun, masalah akan tetap kita temui. setelah menyelesaikan masalah yang satu, maka kita akan mendapat masalah baru untuk diselesaikan. Semua itu ibarat anak sekolah yang terus mendapat soal ujian untuk bisa naik kelas. Itu sebabnyakejerniahan dalam menyikapi kegagalan adalah pemungkin yang penting untuk memaksimalkan pencapaian hak kita untuk berhasil, untuk mencapai kecemerlangan yang yang kita cita-citakan. Pengenalan yang baik atas sifat-sifat kegagalan adalah penentu bagi ketetapan sikap dan tindakan-tindakan kita pada setiapupaya kedua kita. Maka, deskrisikanlah kegagalan dalam sifat-sifatnya yang asli, Untuk menenangkan jiwa dan menentramkan hati, Allah swt telah memberikan obat yang sangat mujarab kepada kita sebagai abdi dalam firman Beliau:
"Ingatlah, hanya dengan dzikir kepada Allah swt-lah hati menjadi tentram." Aidh al-Qarni menerangkan bahwa pada kalimat "menjadi tentram" emngandung arti kesejahteraan, seruan dan keindahan. Seolah-olah hati adalah tanah. Bagian yang datar adalah yang tentram sedang bagian terjal adalah yang keras dan gersang. Semoga awan Tuhan Yang Maha Pemurah menurunkan hujan wahyu ke dalam hati agar mendapatkan santapannya di setiap waktu dengan ijin Beliau berupa dzikir, syukur, taubat, cinta dan rindu. Hati yang tentram adalah hati yang bebas dari rasa takut, serta tenang mengharap janji Tuhannya dengan penuh keyakinan, tawakal dan kejujuran. Hati yang tentram adalah hati yang terhibur dari duka cita, sehingga merasa bebas dari kegusaran dan kesedihan hati. Hati yang tentram adalah hati yang hidup bahagia, diridhai oleh Tuhan, dan ia pun ridha pada Tuhannya.

pindahan dari http://renunganislam.wordpress.com

***********************

Minggu, Mei 17, 2009

menolak bala tetapi mengundang murka


posted: 17 Apr 2009
Semua orang tentu mendambakan keselamatan dan kebahagiaan, sehingga apabila ada bencana yang mengancam merekapun berusaha menangkalnya. Dan jika bencana sudah menimpa, maka berbagai cara pun ditempuh untuk menghilangkannya. Dalam keadaan seperti ini, orang yang tidak memiliki pemahaman tauhid yang benar sangat rawan terjerumus dalam kesyirikan.

Hanya Allah Sumber Keselamatan

Seorang muslim harus yakin bahwasanya hanya Allah lah yang menguasai seluruh kebaikan dan mudharat, baik yang belum menimpa maupun yang sudah menimpa. Allah ta'ala berfirman, "Kataknlah: Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudhratan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat Beliau? Katakanlah: Cukuplah Allah bagiku, kepada Beliaulah bertawakal orang-orang yang berserah diri." (QS.Az-Zumar[39] : 38)

Ayat ini dan ayat-ayat semacamnya memupus ketergantungan hati kepada selain Allah dalam meraih kebaikan atau menolak madharat, dan menujukkan bahwasanay ketergantungan hati kepada selain Allah itu termasuk perbuatan mempersekutukan Beliau

cuplikan dari muslim.or.id: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
gambar dari http://www.topnews,in

Jumat, Mei 15, 2009

islam tanpa kata sifat

Secara obyektif, sesungguhnya Islam adalah satu yakni agama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Muhammad SAW untuk mengatur hubungan manusia dengan Sang Khalik, hubungan dengan dirinya sendiri dan sesama manusia (dan alam *). Islam tidak layak untuk disandingkan dengan kata-kata sifat atau geografis yang direkayasa oleh manusia, misalnya Islam radikal, Islam moderat, Islam liberal, Islam Arab, Islam Indonesia dan lain sebagainya.

Walhasil, Islam juga menolak segala bentuk anarkisme yang menyengsarakan ummat manusia. Karenanya, upaya perubahan seyogyanya dilakukan secara radikal non kekerasan untuk menggapai rahmat bagi seluruh alam. Rahmat bagi seluruh alam ini hanya dapat terwujud jika Islam telah terealisasi dalam seluruh ranah kehidupan. Insya Allah!

sumber: WaspadaCold.
dicuplik dari http://www.golkar.or.id
Menelusuri Definisi Islam Radikal
Published on May 15, 2009 by Hayadi
ASMAUL HUSNA
Penulis adalah aktivis Muslimah HTI Medan


**************************

partai islam ????


sumber klik


Tokoh Islam Tak Dipercaya, Umat Pilih Pemimpin Sekuler

* Friday, May 15,2009, 13.24
* Berita Dalam Negeri
* 7 views
* Add a comment


JAKARTA - Dilematis. Begitulah kira-kira gambaran dari kegagalan tokoh dan partai Islam di Indonesia dalam proses regenerasi kepemimpinan nasional saat ini.

Diperkirakan dari tiga pasang capres dan cawapres yang bakal bersaing di Pilpres 2009, tidak ada satu pun yang merepresentasikan tokoh Islam. Beda halnya dengan pemilu 2004 lalu. Ada Amien Rais-Siswono, Wiranto-Gus solah dan Mega-Hasyim Muzadi, walaupun berakhir tidak sukses.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Effendi Choirie mengatakan, tidak adanya tokoh Islam yang muncul dalam Pilpres 2009 karena kesalahan tokoh Islam sendiri, sehingga umat lebih memilih pemimpin sekuler.

"Indonesia mayoritas Islam, organisasi Islamnya banyak dan lebih dinamis dibandingkan ormas lain. Tapi kenapa tidak ada tokoh Islam yang muncul di Pilpres. Ini adalah kesalahan dan kegagalan tokoh Islam," papar Gus Choi, demikian sapaan akrabnya saat berbincang dengan okezone, Jumat (15/5/2009).

Menurut dia, kegagalan tersebut lebih diakibatkan pertama, para pemimpin Islam tidak mau bersatu. Kedua, pemimpin Islam tidak mendapat kepercayaan dari umatnya karena sikap politik yang satu sama lain tidak akur. Ketiga, pemimpin Islam dikesankan tidak mampu mengelola negara, tapi hanya bisa berdalil dalam urusan agama.

"Karenanya umat Islam memilih pemimpin sekuler, abangan yang bukan dari santri padahal mayoritas adalah muslim," kata Gus Choi, tokoh di PKB yang paling vokal tersebut.

Effendi Choirie menjelaskan, semestinya para tokoh Islam harus mampu berkiprah dalam pentas pergantian kepemimpinan negara dengan basis massa Islam yang besar. Namun tanpa didukung dengan kemampuan bernegara, membangun persatuan umat akan sulit tercipta kepercayaan dari umat Islam dan elemen masyarakat lainnya.

Kenyataan seperti ini, kata dia, adalah pelajaran berharga bagi pemimpin Islam ke depannya untuk introspeksi diri. Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang justru memperburuk posisi partai Islam." Dulu Hamzah Haz naik enggak didukung PPP, Hasyim Muzadi juga kurang didukung NU. Akibatnya sekarang rekrutmen SBY, Mega dan JK tidak melihat tokoh Islam." paparnya.

Hal serupa juga terjadi dengan partai Islam seperti PPP, PAN, PKB dan PKS yang tidak mampu mengusung calon sendiri karena tidak mendapat cukup suara. (ram)[okesone]

dicopy dari http://www.kabarislam.com
gambar dari http://iluvislam.com
komentar yang punya blog:
Islamnya kok banyak dan mana yang Islam beneran?
apakah calon-calon presiden tidak beragama Islam?

************************

Minggu, Mei 10, 2009

peringatan


nah ini dapat kiriman dari Wallpaper@iluvislam.com untuk kita renungkan

Selasa, Mei 05, 2009

istighfar

"Siapa yang membiasakan beristighfar
(memohon ampun kepada Allah),
maka Allah akan memudahkan baginya:
1) Jalan keluar dari setiap kesempitan,
2) Kemudahan dalam setiap kepanikan,
3) Rezeki dari Allah Swt lewat jalan yang tidak pernah terduga.”
(HR. Abu Daud)

"aku tak peduli atas keadaan susah dan senangku.,
karena aku tak tahu,
manakah diantara keduanya yg lebih baik bagiku.
(Umar Bin Khatab Ra)

jika susah kita bersabar dan jika senang kita bersyukur...
karna tidak ada yang sia-sia bagi pribadi seorang mukmin

Sumber : ﷲ TARBIYAH in FACEBOOK ﷲ

Jumat, Mei 01, 2009

bersemangatlah


Dari Abu Hurairah Rasulullah saw bersabda:
"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.
Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan:'Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.' Akan tetapi hendaklah kau katakan: 'Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Beliau kehendaki pasti terjadi.' Karena perkataan seandainya dapat membuka pintu saythan." [HR. Muslim]

dari www.muslim.or.id
**********************************

tabiat agama Islam

Agama Islam itu:
* mudah
* menyenangkan
* bijaksana
* tidak menakut-nakuti
khotbah Jum'at 010509

Senin, April 27, 2009

Ketika Itu


Aku datang kembali ya Rasulullah
Dalam hubungan hari yang tidak terlalu banyak
Pada ziarah terakhir dulu...
Aku tinggalkan makammu dalam air mata yang deras
Ketika itu aku katakan pada Allah
Aku tidak ingin pulang

Ya, ketika itu aku memang tidak ingin beranjak
meninggalkan makammu
Tapi ketika itu pula aku harus pulang meninggalkanmu
Rasanya ingin setiap saatberada di dekatmu
Memandangmu dengan penuh cinta
Menatapmu dengan rindu yang dalam
Ketika itu berat rasanya untuk meninggalkan Raudhahmu

Dan akhirnya kutinggalkan juga
Kuseret langkahku keluar dari Mesjid Nabawimu
Kususuri kehidupanku
Kutapaki perjalananku, dan rindu itu makin bertumpuk
Rindu itu makin bertumpuk

Hingga sekarang aku datang kembali
Membawa teman-temanku yang kain
Mereka juga pencintamu ya Rasulullah

Ketika kami datang ke tanah perjuangan ini
Engkaulah yang ingin pertama kali kami kunjungi
Tetapi hari sudah malam
Kami hanya melihat kubah hijau mesjidmu
Kami tidur beralaskan rindu yang dalam
Mata kami terpejam
Tapi pikiran kami mengantarkan cinta kami melayang jauh

Sekarang aku datang menghadiahkan sholat dua rakaat untukmu
Aku sujud di antara ribuan pencintamu
Betapa nikmatnya
Menikamti sholawat dari mulut mereka
Betapa undahnya merasakan tetesan air mata mereka
Di lenganku
Di jubahku

Ya Rasulullah...
Aku ingin tak beranjak
Aku ingin menumpahkan seluruh kerinduanku dan gelora cintaku
Ya Rasulullah...
Aku tak ingin beranjak...
Ya, aku ingin di Raudhahmu terus menerus sampai kering airmataku
Dan sampai terpuaskan dahaga rinduku


Mekkah,26 April 2005


Tersaji dari Surat untuk Ayah-kumpulan puisi RATIH SANG

akhlak Rasulullah saw

Ketika Hussein bin Ali, cucu Rasulullah saw menceritakan bagaimana keagungan akhlak kakeknya itu dalam sebuah riwayat. "Aku bertanya kepada Ayah (Ali bin Abi Thalib) tentang bagaimana Rasulullah saw di tengah-tengah sahabatnya. Ayah berkata:

"Rasulullah selalu menyenangkan, santai dan terbuka, mudah berkomunikasi dengan siapapun, lemah lembut dan sopan, tidak keras dan tidak terlalu lunak, tidak pernah mencela, tidak pernah menuntut dan menggerutu, tidak mengulur-ulur waktu dan tidak tergesa-gesa.
Beliau meninggalkan tiga hal yaitu riya, boros, dan sesuatu yang tidak berguna.
Rasulullah juga tidak pernah mencaci, menegur kesalahan dan tidak mencari kesalahan orang, tidak bicara kecuali yang bermanfaat dan berpahala, kalau beliau berbicara maka yang lain diam dan menunduk, tidak pernah disela atau dipotong pembicaraannya, membiarkan orang menyelesaikan pembicaraannya, tertawa bersama mereka yang tertawa, heran bersama orang yang heran, rajin dan sabar dalam menghadapi orang asing yang tidak sopan, segera memberi apa-apa yang diperlukan orang yang tertimapa musibah (kesusahan), tidak menerima pujian kecuali dari yang pernah dipuji olehnya" [HR. Tirmizi]

Dari sekian keagungan akhlak yang dimiliki Rasulullah saw, apabila salah satunya bisa kita ikuti dan kita teladani, niscaya akan menjadi kebaikan yang tidak pernah mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan pula, apalagi jika kita dapat mengikuti semua akhlak dan perilaku beliau akan lebih mendatangkan kebaikan yang membawa rahmat bagi alam semesta. Sebagaimana sabda beliau :"Janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling mendengki, dan janganlah kamu saling menjatuhkan. Dan hendaklah kamu menjadi abdi Allah yang bersaudara dan tidak boleh seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari" [HR. Anas]

cuplikan dari http://inexplor.co.cc

Sabtu, April 25, 2009

hari ibu

kurenungkan jasa dan perjuangan ibu


klik sini

Selasa, April 21, 2009

?????


berita yang bermanfaat untuk tidak diikuti polah tingkahnya.

demi rakyat ....demi negara ????

-renungan rakyat
- habis nyontreng
- hasil rekapitulasi
- ramainya para kontestan
(wakil rakyat yang akan membangun negara
dan demi kesejahteraan rakyat)

Allah berfirman : " Kamu mengira mereka itu bersatu,
padahal hati-hati mereka berpecah belah."
{Al-Hasyr : 14)
maka hanya kepada Allah saja kita memohon perlindungan

yang putih


Mesej Gambar dari sini

Sabtu, April 18, 2009

umur kita


"satu menit dari umur kita"
Yah dengan satu menit cukup untuk melafalkan subhanallah wabihamdihi 100 x dan Allah akan mengangkat dosa-dosa kita walau seluas samudera, atau membaca surat Al Ikhlas yang setiap tiga kalinya sama dengan mengkhatam al Qur'an satu kali.
Lalu beliau memberikan banyak contoh dengan satu menit saja seseorang bisa melakukan ribuan bahkan jutaan kebaikan.
Lantas selama ini kemanakah berlalu umur kita.
Buku best seller La Tahzan, karangan Dr. Aidh Al Qorni
dinukil dari http://naifalmanusika.blogspot.com
***************************